Mengenal Penyakit Cacing Pita Dan Brucellosis

Kali ini Cara Hijau akan membahas dua topik sekaligus yaitu Penyakit Cacing Pita dan Penyakit Brucellosis,baik kita langsung saja membahas Cacing Pita terlebih dahulu.

Penyakit Cacing Pita
Umumnya anda mengetahui bahwa cacing pita , yang disebut dalam bahasa latin, Taenia Solium, bisa juga terdapat pada daging babi. Para Ilmuwan mengatakan bahwa cacing pita ini bisa juga terdapat pada anjing, sapi,dan domba.

Hydatid yang berasal dari telur cacing pita pada anjing, dapat jatuh kemana saja anjing berlari, dan ini dapat menyebabkan cyst (kista) dalam binatang apapun yang makanannya, termasuk domba, sapi, kuda dan manusia. Pengobatan pada penderita kista ini, memerlukan pembedahan yang berbahaya dan serius.

Penyakit Brucellosis
Brucellosis ialah suatau yang paling lazim ditularkan dari hewan kepada manusia, umumnya manusia menderita penyakit ini akibat meminum susu yang tidak dipasterurisasikan, atau melalui kontak langsung dengan sapi, kambing, ataupun babi yang telah mendapat infeksi.

Ada 3 macam brucellosis yang dikenal yaitu: brucella bovimus dari sapi, melitensis dari kambing serta suis dari babi. Brucellosis dari kambing adalah yang paling berbahaya, tetapi suis, yaitu brucellosis dari babi dapat mempengaruhi persendian, terutama tulang belakang. Penyakit ini bilamana tidak diobati pada fase akut, dapat merubah menjadi kronis dengan gejala-gejala yang meliputi artritis, peredangan otot dan tendon, demam, nyeri kepala dan perut, dan problema kardiovaskuler serta berat badan yang menurun.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tentang Mengenal Penyakit Cacing Pita Dan Brucellosis, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian , dan menyadarkan kita akan pentingnya sebuah lingkungan yang bersih.

Buat temen-temen yang ingin mendapatkan info-info terbaru dari Cara Hijau tentang seputar dunia kesehatan cukup Like Fanspagenya Cara Hijau atau folllow twitternya Cara Hijau.
Facebook : Cara Hijau
Twitter : @cara_hijau

 

Popular Posts

Atas