Diet Sehat Dengan Cara Memilah Asupan Lemak Dalam Tubuh

Kali ini Cara Hijau akan membagikan artikel seputar Diet Sehat Dengan Cara Memilah Asupan Lemak Dalam Tubuh yang sebelumnya kita membahas tentang Diet Sehat Dengan Cara Mengatur Asupan Karbohidrat Dalam Tubuh, baik kita langsung ketopik pembicaraan.

Lemak mempunyai peranan yang penting dalam tubuh manusia, sebab lemak adalah sumber energi yang tinggi. Satu gram lemak dapat menghasilkan 9 kalori. Sama seperti bensin pada mobil, demikian pula lemak pada tubuh manusia. Beberapa fungsi yang lain dari lemak adalah sebagai berikut:
1.Melarutkan vitamin A,D, E, dan K sehingga dapat diserap oleh dinding halus
2.Melindungi alat-alat tubuh yang halus.
3.Memperbaiki rasa pada makanan.

Sesuai dengan rekomendasi dari Food And Nutrition Board Of The National Research Council pada tahun 1948, bahwa antara 20% sampai 25% daripada kalori hendaknya datang dari lemak. Food And Nutrition Of The National Research Council pada tahun 1974 masih belum mengadakan perubahan yang pasti mengenai masalah ini. Bila kebutuhan rata-rata 2040 kalori per hari, sedikitnya 408 kalori haruslah berasal dari lemak. Ini berarti kita memelurkan sedikitnya 46 gram lemak perhari.

Lemak dapat kita peroleh dari hewan, yang disebut lemak hewani, sedangkan lemak dari tumbuh-tumbuhan disebut lemak nabati. Bahan makanan nabati yang mengandung lemak ialah: kelapa, kenari, kacang tanah, santan, dan minyak kelapa, minyak kacang dan minyak jagung. Lemak hewani terdapat dalam sapi, kambing, daging babi, susu, keju, minyak ikan, telur dan lain-lainnya.

Bila anda memerlukan 46 gram lemak perhari, lemak manakah yang anda pilih? Satu pertimbangan yang penting ialah apakah lemak tersebut adalah lemak yang jenuh (saturated fat) atau lemak yang tidak jenuh (unsaturated fat). Sebagaimana saturated fat atau lemak yang jenuh maupun minyak nabati yang jenuh yang membeku pada suhu kamar, mempunyai kecenderungan untuk meninggikan kadar kolesterol dalam darah, yang berarti mempertinggi kemungkinan untuk mendapat serangan jantung. Umumnya lemak hewani adalah lemak jenuh sedangkan lemak nabati adalah lemak tidak jenuh, Lihat lah datar kandungan lemak pada makanan-makanan kita setiap hari:

Diet Sehat Dengan Cara Memilah Asupan Lemak Dalam Tubuh


Daftar tersebut diambil dari Home Economic Research Report No.7-Desember Peternakan Amerika Serikat. Yang menunjukkan bahwa lemak hewani semuanya mempunyai kadar kejenuhan yang tinggi, sedangkan hampir semua lemak nabati ,mempunyai kejenuhan yang rendah, kecuali minyak kelapa.

Angka yang sederhana tersebut dapat menolong anda untuk melihat bahwa minyak jagung atau corn-oil adalah minyak yang terbaik untuk anda gunakan bila ditinjau dari segi jumlah lemak tak jenuh, sehingga lemak jenis ini sangat baik untuk kesehatan dan diet.

Dari kesimpulan diatas bahwasannya lemak hewani sangat tidak cocok buat untuk orang yang lagi diet, menderita kolestrol, dan jantung koronel, karna lemak hewani mengandung lemak jenuh yang sangat tinggi, sedangkan untuk lemak nabati sangat cocok untuk orang yang lagi diet, kolestrol, dan penderita penyakit jantung koroner karna kandungan lemak jenuhnya sangat sedikit dan lemak tak jenuhnya kandungannya sangat banyak, terutama pada minyak jagung. Tapi tetep saja untuk diet yang lebih sehat harus diimbangi dengan Olahraga.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tentang Diet Sehat Denagn Cara Memilah Asupan Lemak Dalam Tubuh, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian.

Refrensi : DR. J. KUNTARAF

 

Popular Posts

Atas