Hati-Hati Kandungan Pestisida Dalam Makanan Daging

Kali ini saya akan membahas tentang Hati-Hati Kandungan Pestisida Dalam Makanan Daging, baik kita langsung saja ketopik pembicaraan.

Salah satu kerugian lain dari makan daging ialah adanya pestisida, yaitu zat kimia yang digunakan untuk menyemprot tumbuh-tumbuhan (mematukan serangga) misalnya DDT. Menurut R.E Duggan dan Lipscomb: “Makanan yang berasal dari hewan senantiasa menjadi sumber utama dari sisa pestisida dalam makanan.” Bagaimana hal ini dapat diterangkan? Alam mempunyai apa yang kita sebut dengan rantai makanan. Tumbuh-tumbuhan menghasilkan makanan, dan hewan memakan tumbuh-tumbuhan. Hewan yang lebih besar memakan makhluk yang mengunyah tumbuh-tumbuhan, dan sebaliknya mereka pula menjadi mangsa hewan yang lebih besar.

Setiap langkah keatas dari rantai makanan ini, menyimpan lebih banyak pestisida didalam jaringan lemaknya. Bilamana manusia memakan daging sapi, yang telah memakan rumput-rumput , maka ia sedang memakan-makanan diatas satu rantai makanan, dan mengambil pestisida yang telah berkumpul dijaringan lemak hewan tersebut, masuk ke dalam tubuhnya. Lebih banyak langkah yang diambil dalam suatu rantai makanan sebelum mencapai si pemakan yang terakhir, maka lebih banyak pestisida yang akan masuk kedalam tubuh sipemakan tersebut. Dengan perkataan lain, lebih rendah makanan didalam rantai yang dimakan manusia, maka lebih baiklah keadaanya disebabkan kadar rendah dari pestisida yang terdapat di dalamnya.

Makanan yang paling aman adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, yaitu makanan yang paling rendah dalam rantai makanan. Daging mengandung 14 kali lebih banyak pestisida daripada buah-buahan, sayur-sayuran dan kacang-kacangan, sedangkan susu 5 ½ kali lipat lebih rendah.

Cukup sampai sini saja saya menjelaskan tentang Hati-Hati Kandungan Pestisida Dalam Makanan Daging, semoga artikel ini bisa menjadi sumber refrensi temen-temen untuk memilih daging sapi dalam negeri, dikarnakan daging sapi dalam negeri diberimakan alami yaitu rumput liar, berbeda dengan daging sapi impor yang rata-rata makanan mereka berasal dar konsentrat, sedangkan asal mula kosentrat adalah tanaman jagung atau kedelai yang dikembang biakkan oleh manusia, sehingga cara penanamannya pasti memakai pestisida.

 

Popular Posts

Atas