Hubungan Makanan Dan Kolerterol

Kali ini saya akan menjelaskan tentang Hubungan Makanan Dan Kolerterol, kelanjuta artikel sebelumnya yang berjudul Mengenal Penyakit Jantung Thrombosis Koroner , baik kita langsung saja ke topik pembicaraan.

Hasil riset telah menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara makanan dan kolesterol, Sebenarnya apakah arti kolesterol itu?. 

Kolesterol ialah zat kimia yang tergolong dalam kelompok compound organik yang dikenal sebagai lipid. Lipid tersebut meliputi lemak, waxes, phospholipids, cerebosides, kolestrol dan sterol yang lain. Semuanya ialah zat yang menyerupai lemak (fatlike) yang tidak dapat larut dalam air, tetapi lebih kurang larut dalam ether dan solvant organik lainnya. Kolesterol terdapat pada semua sel binatang, dengan demikian terdapat pada semua makanan yang berasal dari binatang termasuk daging ayam, ikan, cream, mentega, dan telur. Daftar kadar kolesterol dalam makanan-makanan tersebut dapat kita lihat dalam daftar ini:




Bahan
Makanan


Kolesterol
mg per 100 gram


Mentega


280


Keju


120


Cream,
20% lemak


70


Telur


625


Ikan


60


Es
krim, 12,5% lemak


60


Hati
sapi


260


Hati
anak sapi (calf)


350


Margarin


70


Daging


100


Susu
sapi, kurang lemak (skim)


3


Susu
sapi


11


Ayam.
itik


80

Pada pihak lain, makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian tidak mengandung kolesterol. Tidaklah heran malah persatuan dokter-dokter di Amerika pada tahun 1961 telah menulis bahwa makanan vegetarian dapat menghindarkan 90 persen penyakit thrombo embolik (darah beku didalam pembuluh darah arteri dan vena) dan 97 persen dari penyumbatan koroner.

Bahkan dilaporkan bahwa mereka yang vegetarian mempunyai 12 persen saja untuk mati sebab penyakit jantung koroner dibandingkan dengan penduduk lainnya. Salah satu hal yang menarik telah didapatkan pula oleh Beveridge dan teman-temannya yang telah membuat satu percobaan dengan sejumlah mahasiswa dan staf dosen dari Universitas Queen. Penelitian tersebut bahwa minyak jagung dengan pasti dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah, sementara lemak binatang, apakah itu mentega, lard (minyak babi), lemak ayam, daging sapi, dapat menaikkan kolesterol.Demikian pula lemak nabati jenuh, yang membeku pada suhu kamar, mempunyai pengaruh sama seperti lemak hewan dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tentang Hubungan Makanan Dan Kolerterol, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian, dan semoga dengan adanya artikel ini temen-temen lebih sadar akan kesehatan jantung kita. 

Buat temen-temen yang ingin mendapatkan info-info terbaru dari Cara Hijau tentang seputar dunia kesehatan cukup Like Fanspagenya Cara Hijau atau folllow twitternya Cara Hijau. 
Facebook : Cara Hijau 
Twitter : @cara_hijau

 

Popular Posts

Atas