Penelitian Kualitatif Tentang Makanan Vegetarian Di Dunia Kesehatan

Kali ini Cara Hijau membahas tentang Penelitian Kualitatif Tentang Makanan Vegetarian Di Dunia Kesehatan, baik kita langsung aja ke topik pembicaraan.

Dr. Per-Olef Astrand telah mengadakan sebuah riset terhadap sembilan pembalap sepeda Olympic Games dari Swedia. Riset yang dibuat ialah dengan cara menguji mereka dalam balap sepeda setelah diberi makanan tertentu untuk tiga hari. Pada tiga hari pertama mereka diberikan makanan yang mempunyai kadar protein dan lemak yang tinggi, termasuk daging didalamnya. Ternyata mereka mempunyai daya tahan bersepeda untuk 57 menit. Tiga hari berikutnya mereka diberikan makanan campuran, berupa kadar protein dan lemak yang rendah, bercampur dengan karbohidrat. Ternyata daya tahan mereka dalam bersepeda mencapai waktu 114 Menit. Pada tiga hari berikutnya, makanan yang diberikan ialah mempunyai kadar karbohidrat yang tinggi bersama dengan sayur-sayuran, dan ternyata rata-rata daya tahan mereka dalam balap sepeda mencapai 167 menit.

Dengan demikian daya tahan berolah-raga kurang lebih tiga kali lebih besar pada mereka yang menggunakan makanan vegetarian. Dapatkah anda mempunyai ide bila anda menjadi juru masak untuk para atlit?.

Suatu riset yang lain telah dibuat oleh Dr. Irving Fisher dari Yale Universty, atas 49 orang yang menggambarkan dua macam golongan makanan yang berbeda, yaitu golongan vegetarian dan golongan pemakan daging. Pada waktu diadakan riset dengan jalan merentangkan tangan kedepan maka hasilnya sebagai berikut:
1.Hanya 2 dari 15 pemakan daging yang bertahan lebih dari 15 menit, sedangkan dari mereka yang vegetarian, 22 dari 32 orang sanggup bertahan lebih dari 15 menit.

2.Tidak satupun dari pemakan daging yang sanggup bertahan lama dari setengah jam, sedangkan 15 dari yang vegetarian dapat melampaui waktu tersebut.


3. Dari mereka yang vegetarian, 9 orang mencapai waktu 1 jam, 4 orang mencapai 2 jam, dan ada satu orang yang dapat mencapai waktu 3 jam.

Seorang yang bernama Schontenden telah menguji mahasiswa-mahasiswa dari Universty Of Brussels dengan cara memeras ergograph dan mengangkat besi. Riset tersebut menunjukkan bahwa mereka yang vegetarian mencapai angka 69 dengan ergograph, sedangkan mereka yang makan daging hanya memperoleh angka 38. Dalam percobaan mengangkat besi, ternyata peserta yang terkuat dari yang vegetarian dapat mencapai angka 1457, sedangkan peserta pemakan daging yang terkuat hanya dapat mencapai angka 1049.

Satu hal lain yang menarik ialah bahwa mereka yang vegetarian cepat sekali pulih kembali keadaanya seperti semula, setelah percobaan, sedangkan memakan daging memerlukan waktu yang lebih lama untuk pemulihan tersebut.

Dari penelitian yang diatas dapat kita simpulkan bahwa stamina pemakan vegetarian lemih lama daripada pemakan daging, lalu gimana dengan pesepakbola Indonesia, apa pola makan mereka gak dijaga, kok setiap pertandingan mesti masalah utamanya adalah stamina, lalu mana peranan pelatih, dan tim dokter atlit.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tentang Penelitian Kualitatif Tentang Makanan Vegetarian Di Dunia Kesehatan, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen dan menjadi sumber refrensi untuk lebih menjaga kesehatan dirikita. Jangan lupa baca artikel selanjutnya yang berjudul
Pemakan Vegetarian Yang Menjadi Pemecah Rekor Dunia

Refrensi: DR. J. KUNTARAF

 

Popular Posts

Atas