Apa Itu Thrombophlebitis, Phlebothrombosis, Dan Embolisme Paru-Paru

Apa Itu Thrombophlebitis, Phlebothrombosis, Dan Embolisme Paru-Paru. Thrombophlebitis ialah peradangan vena yang disertai dengan adanya pembekuan darah didalamnya. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Pada waktu darah mengalir vena kaki yang telah rusak tersebut, maka permukaan kasar dari vena yang meradang itu akan membentuk bekuan darah yang melekat kedinding vena.


Phlebothrombosis merupakan gumpalan darah yang dijumpai didalam vena tanpa adanya peradangan vena tersebut. Oleh sebab hal ini sering terjadi pada vena yang letaknya lebih dalam maka sering juga disebut sebagai Deep Vein Thrombosis (thrombosis vena sebelah dalam). Bagaimana hal ini dapat timbul? Penyebab utamanya dari phlebothrombosis pada beribu-ribu kasus adalah disebabkan oleh karna lambatnya pengaliran darah akibat katub-katub vena yang tidak baik. Penderita mengeluh nyeri dikakinya dan perlu memakan obat anti beku darah sampai setelah dapat dipastikan bahwa bekuan darah telah melarut. Yang paling ditakutkan ialah apabila bekuan darah tersebut tiba-tiba melepas dan pergi keparu-paru dan menimbulkan embolisme paru-paru, sehingga timbul keruntuhan peredaran darah (kolaps, kegagalan jantung.

Sayang sekali tidak ada satu cara yang data dipergunakan untuk menentukan terlebih dahulu tentang saat gumpalan tersebut akan terlepas dan timbul embolus (sumbatan) ke paru-paru. Itulah sebabnya kasus thromboembolisme dianggap suatu senapan yang telah diisi dengan peluru yang ditunjukkan ke paru-paru siap sedia untuk menembak gumpalan darah ke sistem pernafasan.

Dengan demikian jelaslah bahwa makanan berserat tinggi bukan hanya dapat menghindarkan perdangan usus buntu, divesticulosis, maupun diverticulitis, tetapi juga dapat menghindarkan berbagai sembelit, bawasir, vena mekar dan penyakit pembulu darah yang mematikan.

Para ilmuwan menunjukkan bahwa gejala sembelit, bawasir, vena mekar dan peradangan pembuluh darah mempunyai persentase yang tinggi di negara-negara yang mempunyai makanan berserat rendah, sebaliknya mempunyai persentase yeng rendah di negara-negara yang mempunyai makanan berserat tinggi. Oleh sebab makanan berserat hanya terdapat pada makanan nabati, jelaslah bahwa kemungkinan untuk mendapat kerusakan pada berbagai organ tubuh dapat terjadi pada mereka yang memakan makanan hewani. Makanan vegetarian, adalah sumber makanan yang berserat tinggi, serta makanan yang terbaik dan yang paling sehat untuk mencegah penyakit-penyakit di atas. Anda tidak akan kekurangan makanan yang baik di Indonesia, karna Indonesia kaya akan jenis-jenis sayur-sayuran, buah-buahan, maupun biji-bijian.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau membagikan artike tentang Apa Itu Thrombophlebitis, Phlebothrombosis, Dan Embolisme Paru-Paru, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian, dan semoga memberi kesadaran kita akan pentingnya makanan berserat.

Refrensi : DR. J. KUNTARAF

 

Popular Posts

Atas