Cara membuat Tempe, Dan Strategi Pemasaran Produknya

Cara membuat Tempe, Dan Strategi Pemasaran ProduknyaKali ini Cara Hijau akan membagikan artikel tentang Cara membuat Tempe, Dan Strategi Pemasaran Produknya, tampe adalah makanan kebanggan bangsa Indonesia yang dimana makanan itu sangat bergizi bahkan sudah diakui didunia.

Kita tahu sendiri tempe mempunyai kadar protein yang sangat tinggi apalagi protein didalam tempe mudah dicerna karna proses pembuatannya sebelumnnya mengalami fermentasi terlebih dahulu, sehingga protein yang tergandung dalam kacang kedelei berubah menjadi asam amino yang sangat mudah dicerna oleh tubuh, selain tempe mengandung protein yang tinggi tempe juga mengandung Vitamin B12 yang tidak kalah dengan daging untuk detailnya tentang vitamin B12 silakan lihat disini Manfaat Vitamin B12 Bagi Tubuh Manusia.


Baik kita langsung membahas bagaimana cara proses pembuatan tempe.


Bahan Pembuatan Tempe:
  • Kedelai Putih 5 Kg.
  •  Bibit tempe/Ragi Tempe 5gr.
  •  Air bersih
Alat-alat Pembuatan Tempe:
  • Panci.
  •  Kompor.
  •  Tampah 2 buah.
  •  Ember Plastik.
  •  Plastik Pembungkus.
  •  Kertas dan daun pisang
Proses Pembuatan Tempe Kedelai :
  1. Siapkan Alat dan Bahan.
  2.  Pilih kedelai untuk mendapatkan kedelai terbaik dengan cara dipilah dan membuang yang jelek.
  3. Bersihkan/cuci kedelai dengan air bersih.
  4.  Rebus kedelai yang telah dicuci kedalam air selama 30 menit, angkat dan dinginkan. Biarkan kedelai masih dalam tempat dan air rebusannya.
  5. Tambahkan 10ml asam laktat/liter air perebus (untuk memperoleh pH=5) selama 12 jam untuk mendapatkan kualitas tempe terbaik.
  6. Cuci dan buang kulit kedelai dan rebus kembali dengan air bersih selama 90 menit, angkat dan tiriskan.
  7. Setelah ditiriskan dan dingin sempurna, tambahkan ragi tempe dan aduk hati-hati secara merata. 
  8. Bungkus kedelai dengan plastik transparan atau dengan kertas dan daun pisang. Jika menggunakan plastik, tusuk plastik dengan lidi secara merata untuk ventilasi saat fermentasi.
  9. Simpan selama 23-30 jam sampai peragian berjalan sempurna. 
  10. Tempe siap diolah atau dipasarkan.

Tips Pemasaran: 
Mungkin kalian pernah dengar kisah sukses orang Indonesia yang menjual tempe dijepang yang bernama Mas Rustomo, tapi kali ini saya gak akan membahas profil Mas Rustomo secara sepesifik tapi lebih ke stragteginya dalam memasarkan tempe, dia berhasil menjual tempe sampe kepasar swalayan-swalayan dijepang, lalu apa keunggulan produk tempenya dengan produk tempe orang Indonesia. Sekali lagi keunggulannya dalam memasarkan tempe di Jepeng adalah masalah kemasan. Coba kalian pikirkan sebagian orang yang berbelanja di pasar swalayan adalah orang kelas menengah, dan mereka rela mengeluarkan uang yang lebih mahal untuk tampilan produk yang lebih baik, dan keheginisan produk, haa dari celah itu kita dapat memanfaatkan pasar, dengan menjaga kebersihan produksi tempe itu sendiri, kalo biasanya paprik tempe terkenal kumuh dan gak seberapa higenis, bukannya saya mencela pabrik tempe di Indonesia tapi saya melihat sendiri rata-rata pabrik tempe di Indonesia kurang bersih, baik kita kembali ketopik pembicaraannya masalah pemasaran tempe, haa dengan kemasan yang menarik itulah kita bisa menggambarkan keheginisan produk kita ke pelanggan, sehingga kita bisa lebih mudah masuk kepasar swalayan, bahkan kalo bisa pasar exspor, tapi ingat presentasi bahwa produk itu sangat baik ke penlanggan itu juga sangat baik, lalu bagaimana cara mempresentasikan produk kita ke pelanggan, kan kita gak bisa mempresentasikan produk kita ke setiap pelanggan? Kalo kalian tanya tentang itu, maka saya akan menjawab kita tidak perlu mengatakan kesetiap pelanggan bahwa produk kita sangat higenis, kita cukup memberi tulisan ke kemasan tempe tentang kandungan gizi sampai dengan manfaat tempe itu sendiri, sehingga pelanggan tau bahwa tempe mempunyai manfaat yang sangat besar buat kesehatan, dan akhirnya dia membeli produk kita karna dia tau bahwa manfaat tempe buat kesehatan sangatlah besar. Untuk lebih detail tentang manfaat tempe buat kesehatan manusia tunggu aja artikel selanjutnya.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tenteng Cara membuat Tempe, Dan Strategi Pemasaran Produknya, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian

 

Popular Posts

Atas