Bisnis Rumahan, Usaha Tahu Isi Pedas Dan Strategi Pemasaran Produknya

Bisnis Rumahan, Usaha Tahu Isi Pedas Dan Strategi Pemasaran Produknya
Kali ini Cara Hijau masih membahas tentang kedelai, yang bertema tentang Bisnis Rumahan, Usaha Tahu Isi Pedas Dan Strategi Pemasaran Produknya. Kalian pasti tau apa itu tahu isi, tapi kali ini tahu isinya sangat beda dari tahu isi yang ada dipasaran, yaitu tahu isi Pedas.

Baik kita langsung aja ketopik pembicaraan, untuk membuat tahu isi Pedas ini sangatlah tidak sulit, untuk bahan-bahan yang harus disiapkan, silakan lihat dibawah ini: 

Bahan-bahan yang gharus disiapkan:

  • 10 buah tahu kuning ukuran 4x4, goreng matang dan tiriskan

Bahan isian tahu:
  • 100 gram daging ayam, cincang
  • 2 buah wortel, serut kasar memanjang.
  • 4 lembar kol, rajang halus.
  • 125 gram taoge, buang ekor, cuci, tiriskan.
  • 1 batang daun bawang, rajang halus.
  • 2 batang seledri, rajang halus
Bumbu isi :
  • 4 butir bawang merah, cincang.
  • 3 siung bawang putih, cincang.
  • ½ buah bawang bombay, cincang.
  • 15 buah cabai rawit merah, cincang.
  • ½ sdt merica.
  • ½ sdt garam.
  • ½ sdt penyedap

Bahan Lapisan (campur rata) :

  • 125 gram tepung terigu.
  • 2 sdm tepung beras.
  • 1 sdm tepung tapioka.
  • 1 sdt ketumbar bubuk.
  • ½ sdt garam.
  • 1 batang daun bawang, iris halus.
  • 200 ml air
 Cara Membuat Tahu Isi Enak Dan pedas
  1. Keluarkan sebagian isi tahu yang sudah digoreng dengan menyobek di salah satu sisinya. Tumis isian tahu yang dikeluarkan bersama semua bahan dan bumbu isian termasuk daging dan sayur, tiriskan.
  2. Beri isi tahu dengan bahan isian yang sudah ditumis hingga penuh. Rekatkan sisi yang disobek dengan adonan pelapis lalu celupkan tahu isi ke dalam adonan pelapis hingga rata. Goreng dengan minyak panas di atas api sedang hingga matang di kedua sisi, angkat dan tiriskan dan segera sajikan.
Sumber Resep: resepmasakankreatif.blogspot.com 

Untuk Sistem Pemasarannya: 
Untuk sistem pemasarannya temen-temen bisa dipasarkan didarah sekitar anda saja atau warung-warung terdekat, kalo kalian tidak punya modal, yaa itung-itung riset pasar. Kenapa harus riset pasar terdahulu? Karna miminimalisir kegagalan dalam usaha. Kalo kalian sudah punya modal yang agak besar yaa minimal dua juta lah, kalian bisa membuat sistem kemitraan, dengan mitra yang mau memasarkan produk kita, supaya menjangkau kastemer yang lebih banyak temen-temen bisa menggunakan sistem pemasaran online, dengan menggunakan wab, kalo tidak bisa membuat wab sendiri, tenagn aja sekarang ini ada kok jasa pembuatan wab yang sangat murah cukup mengeluarkan uang Rp.60.000 sebulan anda bisa membuat wab sendiri, untuk lebih detailnya bisa lihat disini Jasa Pembuatan Wab.

Jika dengan sistem kemitraan sudah berhasi, tinggal naik kesistem pemasaran yang lebih tinggi yaitu dengan sistem waralaba. Lalu apa bedanya dengan sistem kemitraan dengan sistem waralaba?

Perbedaanya sangat jauh sekali, jika dengan sistem kemitraan, kita tidak perlu riset pasar untuk kastemer kita, kita tidak perlu menyiapkan lokasi, kita juga tidak perlu menyiapkan SDM (sumber daya manusia). Kalo sistem waralaba, kita wajib meriset pasar terlebih dahulu untuk didaerah yang menyewa waralaba kita, kita juga wajib menyiapkan lokasi yang cocok untuk penyewa waralaba kita, dan kita juga harus menyiapkan SDM bagi penyewa waralaba kita, sehingga untuk waralaba harus menyiapkan menejemen yang ekstra daripada sistem kemitraan, tapi dengan menggunakan sistem waralaba dalam pemasarannya kita lebih mudah mendapatkan kastemer daripada sistem kemitraan. Satu tips lagi buat temen-temen untuk mendapatkan mitra waralaba yang banyak, waralaba kita harus semurah mungking, salah satunya adalah menyiapkan lapak grobak dorong, sehingga orang yang hanya memounyai modal 7 sampai 10 juta bisa menjadi mitra waralaba kita. 

Tips Lainnya: 
Untuk menggunakan sistem waralaba atau kemitraan, sebaiknya bumbu bahan lapisan dikemas dalam bentuk mentahan aja yang sudah diracik oleh kita, nanti bumbunya dikemas ke ukuran 100 gram atau 200 gram yang bentuk bubuk, dan yang daun bawang sebaiknya kita pisahkan dengan bumbu tadi, dikemas berbeda dengan bumbu tadi, sehingga bumbu itu nanti tinggal deberi air saja oleh mitra kita atau waralabator kita dengan menggunakan acuan takaran air dari kita. Lalu yang dijual matangan hanya tahu yang sudah diberi isian tadi. Sebaiknya untuk tahu yang diberi isian tadi disimpan seperti yang sarankan dibawah ini:
1.Setelah tahu sudah diberi isi, sebaiknya tahu dikemas didalam plastik.
2.Setelah itu masukkan tahu kedalam frezer, supaya lebih tahan lama, jadi tahu akan isi akan keluar frezer jika mitra kita atau waralabator kita membutuhkan bahan baku.

Cukup sampai sini saja Cara Hijau menjelaskan tentang Bisnis Rumahan, Usaha Tahu Isi Pedas Dan Strategi Pemasaran Produknya, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat temen-temen sekalian, dan saya minta maaf jika tulisan saya kurang lengkap. Jangan lupa baca juga artikel tentang Bisnis Rumahan, Cara Membuat Tahu.

 

Popular Posts

Atas