Cara Menanam Jahe DiPolybag

Cara Menanam Jahe – Jahe merupakan salah satu tanaman yang akarnya dapat dimanfaatkan. Di jaman sekarang ini, ternyata jahe dapat dimanfaatkan disemua jenis bidang industry. Sebut saja untuk kesehatan ( minuman penghangat, jamu dan lain sebagainya ) dan untuk kecantikan. Jadi jika anda hanya beranggapan bahwa jahe hanya bermanfaat untuk bumbu dapur, nampaknya anda perlu mencari – cari info tentang jahe lebih lanjut.

Dengan demikian, tanaman yang masih satu suku dengan temu – temuan tersebut memiliki daya jual yang tinggi dan dibutuhkan kapan saja. Itu artinya jahe merupakan salah satu tanaman yang mempunyai daya ekonomi yang cukup tinggi. Hal Ini dapat anda jadikan ide bisnis anda. Bagaimana tertarik untuk mencoba?

Jika anda tertarik, berarti anda juga harus tahu bagaimana cara menanam jahe yang baik dan bagus. Memang, menanam jahe merupakan salah satu hal yang cukup mudah. Namun demikian, jangan anggap disembarang tempat jahe ini bisa tumbuh dengan baik. Lantas, bagaimana cara menanam jahe yang baik? Langsung saja kita simak yang berikut ini.

Alat dan bahan
Sebelum menanan jahe, ada baiknya jika anda mempersiapkan alat dan bahan berikut ini.
  • Polybag (plastic tanam hitam) dengan kapasitas 5 kg. polybag diperlukan jika kita tidak mempunyai pekarangan atau kebun yang cukup. Selain itu, polybag juga digunakan untuk menambah keamanan dari injakan anak – anak atau gangguan dari hewan ternak ( ayam dan bebek biasanya ).
  • Tanah gembur.
  • Sekam padi.
  • Pupuk kandang.
  • Bibit jahe.

Cara memilih bibit jahe yang unggul
Memilih bibit jahe yang baik merupakan salah satu langkah penting dalam menanam jahe. Berikut adalah beberapa cara untuk mengambil bibit jahe yang unggul.
  • Jahe dapat anda peroleh dari dari tanaman jahe yang sudah tua ( berumur 9 – 10 bulan ) dan tajuknya sudah mongering.
  • Bibit jahe dapat anda peroleh dari yang sehat, tidak terserang penyakit, hama, , virus, tidak memar, dan tidak lecet.

Cara pemeliharaan bibit jahe
Jika anda sudah mendapatkan bibit jahe yang menurut anda unggul. Simpan bibit tersebut ditempat yang lembab dan gelap sampai terbentuk tunas yang baru. Lalu, potong tunas yang tumbuh 1 – 2 tunas. Jika sudah, rendam tunas jahe tersebut kedalam air rendaman agricimin 0,1% selama kurang lebih 8 jam.
bibit jahe


Cara menanam jahe
  1. Pertama, campurkan tanah gembur, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1 : 1, artinya jika anda memasukkan 3 ember tanah gembur, maka harus diikuti dengan memasukkan 1 ember sekam dan 1 ember pupuk kandang.
  2. Jika sudah dicampurkan, masukkan media tanam tadi kedalam polybag sebanyak ¾ dari polybag. Jika anda sabar, diamkan media tanam ini selama semingga ridalam polybag. Hal ini dimaksudakan agar media tanam ini padat terlebih dahulu.
  3. Lalu masukkan bibit jahe kedalam polybag dan tutupi lagi dengan media tanam yang sama sampai penuh.
  4. Pada umumnya, jahe akan tumbuh 3 bulan setelah penanaman, untuk itu jangan lupa untuk menyiraminya setiap hari.
  5. Jika jahe sudah tumbuh, lakukan pumupukan dengan campuran urea dan KCl kedalam jahe dengan perbandingan 3 : 4. Satu polybag, harus mendapatkan 1 sendok teh pupuk. Dan kurangi takaran tersebut menjadi ½ sendok teh jiika jahe sudah memasuki bulan ketiga.
  6. Jangan lupa rawat jahe anda dari penyakit dan hama yang mungkin menyerang. Pastikan juga air tidak kekurangan dan juga tidak terlalu banyak, karena jika terlalu banyak malah akan membuat akar rimpang jahe menjadi busuk.
  7. Jahe dapat anda panen pada usia sekitar 9 – 10 bulan.


Nah, itulah langkah – langkah menanam jahe yang dapat anda coba. Mudah bukan cara menanam jahenya? Ayo jika anda berminat menjadi penusaha jahe lakukan hal diatas dan lihat hasilnya. Mungkin jika anda belum paham atau ingin tahu cara menanam tumbuhan lainnya, anda dapat menggunakan fasilitas komentar di bawah ini. jangan lupa juga untuk membaca cara menanam tomat dengan system hidroponik sekian dan terimakasih.


 

Popular Posts

Atas