Tabulampot Jeruk Manis

Menanam Jeruk Manis di dalam pot - Jeruk manis merupakan salah satu buah yang laku keras di pasaran. Tidak hanya manis dan segar, jeruk juga banyak mengandung vitamin C yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jika pada umumnya jeruk dijadikan sebagai tanaman perkebunan, maka pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah tips bagaimana cara membudidayakan jeruk di dalam pot atau yang lebih dikenal dengan tabulampot jeruk. 
tabulampot jeruk manis

Pembibitan Jeruk

Bibit jaruk manis dapat anda peroleh dengan cara vegetatif maupun cara generatif. Untuk cara generatif anda dapat memperbanyak jeruk dengan menggunakan biji jeruk, sedangkan untuk cara vegetatif anda dapat memperbanyak bibit jeruk dengan menggunakan okulasi maupun cangkok. Namun untuk kepentingan tabulampot jeruk, kami lebih menyarankan untuk menggunakan bibit jeruk yang diperoleh dengan cara vegetatif. Bibit tersebut dapat anda peroleh dari penangkar bibit buah – buahan.

Pot Dan Media Tanam Jeruk

Pot untuk tabulampot jeruk ini anda dapat menggunakan pot yang terbuat dari tanah, plastic, porselen, lastic, semen atau kayu. Untuk bentuk dan ukuran pot juga bervariasi tergantung ukuran bibit yang anda punya. Untuk media tanamnya, sebaiknya anda menggunakan tanah perkebunan yang subur. Namun anda juga dapat menggantinya dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Tahap Penanaman Tabulampot Jeruk

Berikut adalah tahapan penanaman untuk tabulampot jeruk 
  1. Isi dasar pot dengan menggunakan pecahan genting.
  2. Kemudian tambahkan kerikil dan pasir pada lapisan atasnya.
  3. Masukkan tanah perkebunan yang subur atau campuran media tanam sampai sepertiga pot.
  4. Keluarkan bibit dari polybag. Potong akar tunggang bibit jika terlalu panjang sampai sisa setengahnya.
  5. Letakkan bibit di tengah pot, lalu timbun dengan menggunakan media tanam hingga pot penuh.
  6. Siram media tanam dengan menggunakan sedikit air agar lebih memadat.

Penyinaran Dan Penyiraman Tabulampot Jeruk

Perlu anda ketahui bahwa tabulampot jeruk membutuhkan sinar matahari sebanyak 5 jam per hari. Maka dari itu, sebaiknya anda meletakkan tabulampot ini di tempat yang mendapat penyinaran matahari penuh dan tida terhalang sesuatu. Jangan lupa juga untuk melakukan penyiraman secara teratur.

Pemupukan Tabulampot Jeruk

Agar tabulampot jeruk manis lebih produktif berbuah, maka ada baiknya jika anda melakukan pemupukan secara rutin setiap 4 bulan sekali. Pada umur 4 bulan terhitung setelah penanaman, mulai berikan pupuk NPK sebanyak 25 gram/tanaman. Seiring dengan bertambahnya umur tanaman, tambahkan dosis pupuk tanaman, sehingga pada umur 8 bulan dosis pupuk menjadi 50 gram/tanaman, 100 gram/tanaman pada umur 12 bulan, 200 gram/tanaman pada umur  16 bulan dan seterusnya.

Pemangkasan Tabulampot Jeruk

Hal lain yang tak kalah penting untuk perhatikan dalam tabulampot jeruk ini adalah pemangkasan. Pemangkasan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus untuk mempercantik penampilan tanaman. Selain anda melakukan pemangkasan untuk mempercantik cabang, jangan lupa juga untuk memangkas ranting – ranting yang kering atau terserang hama dan penyakit.

Pelihara 3 cabang primer, lalu pelihara 3 cabang sekunder dari cabang primer dan pelihara 3 cabang tersier dari cabang sekunder. Cabang primer diatur sedemikian rupa sehingga masing – masing berjarak sekurangnya 30 cm. Cabang primer, sekunder, dan cabang primer dipangkas dengan jarak 30-50 cm dari pangkal cabang. Artinya 30-50 cabang primer dari batang, 30-50 cm cabang sekunder dari cabang primer, dan 30-50 cm cabang tersier dari cabang sekunder.

Repotting Tabulampot Jeruk

Tabulampot jeruk manis sebaiknya mulai diganti pot dan media tanamnya setelah berumur 3-4 tahun. Namun untuk repotting selanjutnya setelahnya, repotting harus dilakukan setiap setahun sekali. Beikut ini merupakan cara melakukan pergantian pot pada tabulampot jeruk manis :
  1. Pangkas sepertiga cabang tanaman
  2. Biarkan media tanam mongering (jangan disiram) selama 2-3 hari
  3. Angkat tanaman dari pot lama dan buang sebagian media tanamnya
  4. Siapkan pot baru yang ukurannya lebih besar dan media tanam yang baru. Isi pot dengan menggunakan media tanam yang sudah disiapkan
  5. Tanam kembali tanaman tersebut ke dalam pot yang baru

Waspadai Kutu Daun Tabulampot Jeruk Manis

Kutu daun merupakan salah satu hama yang paling banyak menyerang tanaman jeruk manis. Kutu daun berukuran 1-2 mm, hidup berkoloni atau berkelompok, dan menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan tanaman. Sasaran dari kutu daun adalah tunas – tunas baru dan daun – daun yang masih muda. Gejala dari serangan kutu daun ini adalah daun – daun pada tanaman jeruk mulai menggulung. Ketika menyerang, kutu daun akan mengeluarkan madu yang terasa manis, sehingga mengundang datangnya semut. Jika kutu daun ini menyerang bunga, akibatnya akan fatal, buah akan gagal terbentuk.

Untuk mengatasi serangan hama kutu daun ini, ada baiknya jika anda selalu mengamati kondisi tabulampot secara rutin. Jika ditemukan kutu daun, segara pangkas bagian yang terkena kutu daun, lalu bakar. Anda juga dapat menyemprotkan insektisida seperti Curacron 500 EC dan Decis 2,5 EC untuk membasmi hama – hama. Namun hati – hati saat anda menyemprot, usahakan anda menyemprot tepat pada hama, bukan pada buahnya.

 

Popular Posts

Atas